Hiki's Lifelog

Ketika "Podcast" Bukan Lagi Podcast

3 minutes read

Kalau dibilang saya suka podcast apa tidak, saya suka podcast.

Saya suka podcast dengan genre komedi yang menghibur dan menggelak tawa, pengembangan diri, atau podcumentary (gabungan dari podcast dan documentary). Podcast yang bagus buat saya adalah podcast yang dapat membawa pendengarnya seakan-akan sedang ngumpul (atau nongkrong) bersama teman dan menyimak percakapan-percakapannya. Selain itu, saya suka podcast yang durasinya tak panjang (tak lebih dari 30 menit per episode).

Definisi Podcast

Pertama kali saya dengar kata podcast adalah pada tahun 2008, saat saya masih SMA. Namun saya baru benar-benar dengar podcast saat saya berkuliah beberapa tahun kemudian.

Sederhananya, kata podcast adalah gabungan dari kata "iPod" dan "Broadcast", dan seingat saya diperkenalkan saat iPod Classic generasi kelima rilis.

iPod Classic 5th gen

iPod Classic generasi kelima, dengan Podcasts pada menu utamanya.

Berikut adalah definisi podcast, dari kamus Oxford Learner's Pocket Dictionary, edisi keempat, tahun 2008 (kamus yang saya punya):

Podcast: recording of something that you can download from the Internet and listen to on a computer or MP3 player.

Lalu, berikut definisi podcast dari kamus Merriam-Webster:

Podcast: a program (as of music or talk) made available in digital format for automatic download over the Internet.

Dari dua definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa podcast adalah program (lagu maupun percakapan) dalam format digital yang dapat diunduh di Internet dan dapat didengarkan melalui komputer, smartphone, iPod, hingga MP3 player.

Podcast Saat Ini

Podcast saat ini menurutku sudah menyimpang dari definisi awal.

Pertama, saat ini banyak podcast mulai menggunakan format video. Buat saya, media podcast hanyalah dalam bentuk suara, bukan suara ditambah dengan video. Podcast dengan media seperti itu lebih baik disebut "Vlog", bukan "podcast". Saya hanya ingin dengar apa yang kalian bahas, bukan menonton.

Selain itu, tak sedikit pula podcast yang hanya eksklusif di satu platform, tak lagi dapat diunduh, dan tak mendukung RSS. Anggap saja ada podcast "A". Pada awalnya ia menyebarkan podcast-nya di banyak platform, dapat diunduh, dan mendukung RSS. Namun, setelah beberapa tahun berselang (dan mereka terkenal), mereka memutuskan untuk menaruhnya di satu platform saja (alias eksklusif di platform tersebut), tak lagi dapat diunduh, dan mematikan fitur RSS-nya. Kalau dibilang kecewa, saya kecewa. Namun, sebagai pendengar saya bisa apa? Podcaster juga butuh uang.

Jadi, apa makna podcast menurut kalian?

Music of the Day: 6 August 2026

3 minutes read

Music of the day (6 August 2026):

War, by Edwin Starr

Commentary:

Selamat datang di Music of the Day, edisi kelima. Tak terasa, ya.

Di edisi kali ini, saya memilih lagu War, oleh Edwin Starr.

Kenapa saya pilih lagu ini?

Pertama, hari ini adalah peringatan ke-81 tahun di mana bom atom pertama kali dijatuhkan di Hiroshima, Jepang. Tanggal 6 Agustus adalah salah satu tanggal yang penting dalam diri saya, dan akan selalu saya ingat, karena sejak hari itu, peperangan tak lagi sama. Pada tahun lagu ini rilis, Perang Vietnam berkecamuk, dan lagu ini dibuat sebagai kritik atas hal tersebut. Di tahun ini, konflik antara US dan Israel dengan Iran memanas, dan beberapa tahun sebelumnya konflik antara Rusia dan Ukraina dimulai (yang bahkan sampai saat ini belum terlihat adanya kesepakatan damai antara keduanya). Jangankan konflik tersebut, situasi regional saja (ASEAN) tak kalah genting, seperti perang saudara di Myanmar, serta konflik di daerah perbatasan antara Thailand dan Kamboja yang terjadi pada tahun lalu. Tak akan ada hal baik yang terjadi, baik itu saat perang maupun sesudahnya. Hanya penderitaan dan kehancuran. Saya berharap agar konflik yang sedang terjadi saat ini dapat berakhir, dan dunia kembali damai (saya tahu kedengarannya sulit, namun saya yakin hal tersebut dapat terjadi suatu hari).

Kedua, walaupun lagu ini bukan original song (lagu original-nya pertama kali dibuat oleh The Temptations), lagu ini vibe-nya terasa lebih enerjik dan emosional, dan rasanya bisa diterima buat semua kalangan (baik pada saat lagu ini awal rilis hingga sekarang ini). Liriknya tak kalah menohok, menyentuh, dan benar adanya.

Sekian Music of the Day pada hari ini. Nantikan edisi selanjutnya juga, ya.

Music of the Day: 5 August 2026

2 minutes read

Music of the day (5 August 2026):

ビザールラヴ (Bizarre Love), by Natsudaidai

Commentary:

Selamat datang di Music of the Day, edisi keempat. Sudah tiga hari berturut-turut saya menulis Music of the Day (karena lagi nggak ada ide menulis yang lain).

Lagu yang saya pilih pada hari ini adalah ビザールラヴ (Bizarre Love), oleh Natsudaidai.

Kenapa pilih lagu ini? Alasannya sangat simpel: tak sengaja lewat di timeline sosial media saya, dan saya langsung suka sama lagu-lagunya. Sebagai informasi, "Natsudaidai" adalah grup yang beranggotakan dua orang, yaitu Yoo sebagai vokalis, dan Nanae sebagai trackmaker. Mereka debut di tahun 2023 dan hingga saat ini sudah merilis tiga EP (dan 10+ single), di mana EP terbaru mereka, "Micro Dance" baru saja rilis pada 10 Juni lalu.

Untuk lebih lengkapnya, kalian bisa mengunjungi situs official mereka di https://natsudaidai.fanpla.jp.

Sekian Music of the Day pada hari ini. Nantikan edisi selanjutnya juga, ya.

Music of the Day: 4 August 2026

~1 minute read

Music of the day (4 August 2026):

いつから (Itsu kara), by Iny

Commentary:

Selamat datang di Music of the Day, edisi ketiga.

Lagu yang saya pilih hari ini adalah いつから (Itsu kara), oleh Iny.

Simpel saja alasannya: pertama, lagu ini saya temukan baru saja di Tokyo FM. Entah kenapa, buat saya, saya sering dapat lagu yang menurut saya enak didengar di stasiun radio Jepang dibandingkan stasiun radio negara sendiri, entah itu J-Pop, maupun Jazz (yang mana adalah genre favorit saya). Kedua, ia merupakan artis yang baru saya ketahui, dan inilah pertama kalinya saya dengar lagu dari Iny. Lagu yang saya suka dalam sekali dengar, dan ingin rasanya mendengar lagu ini berulang-ulang.

Sekian Music of the Day pada hari ini. Nantikan edisi selanjutnya juga, ya.

Music of the Day: 3 August 2026

2 minutes read

Music of the day (3 August 2026):

DANCE LIKE NO ONE’S WATCHING, by Pixie Lott

Commentary:

Selamat datang di Music of the Day, edisi kedua.

Kali ini, lagu yang saya pilih adalah DANCE LIKE NO ONE’S WATCHING, oleh Pixie Lott.

Kenapa saya memilih lagu ini?

Pertama, lagu ini baru saja saya temukan di salah satu program radio favorit saya, The Guy Perryman Show, tadi pagi. Sekilas info, lagu ini adalah single terbaru Pixie Lott yang rilis pada 9 Juli lalu, jadi masih fresh.

Kedua, kalau bicara mengenai bulan Agustus, yang terpikir oleh saya adalah musim panas serta kegiatan yang penuh energi. Dan lagu ini rasanya pas sekali menjadi anthem sekaligus mood booster song untuk musim panas kali ini.

Sekian Music of the Day pada hari ini. Nantikan edisi selanjutnya juga, ya.

Weeknotes: 31-2026

2 minutes read

Di minggu ini, salah seorang dari keluarga besar (om saya) menghembuskan nafas terakhirnya. Ia wafat dengan raut tenang, didampingi oleh keluarga.

Saat mendengar kabar ini, saya dan Ibu langsung menangis, karena om adalah orang yang baik sekali. Tak hanya itu, mendengar kabar ini juga, mengingatkan saya pada Bapak yang wafat pada Mei lalu. Rasanya, tahun ini banyak kabar duka datang dari keluarga besar, mulai dari nenek di rumah sebelah (yang juga keluarga besar saya) yang wafat pada bulan April lalu, lalu Bapak sebulan kemudian, kemudian salah satu kakak dari keluarga besar juga wafat pada dua minggu yang lalu, serta om saya.

Lalu, seminggu belakangan ini kehidupan saya hanya berkutat dengan belajar untuk UTS pada kelas Engineering dan mencoba memperbaiki jam tidur.

Di minggu ini, jam tidur saya masih berantakan. Ada kalanya saya bisa tidur sebelum pukul 22 malam, dan ada kalanya saya baru tertidur pada pukul 2 pagi. Mengenai UTS, dari skala kesulitan 1 sampai 10 (1 untuk sangat susah dan 10 untuk sangat gampang), mungkin ada pada nilai 4. Soal pilihan ganda saya banyak melakukan kesalahan, dan soal esai hanya jawab sekenanya (mungkin bisa dibilang, apa yang terlintas di kepala, itulah yang saya tulis). Intinya UTS kali ini rasanya payah. Entahlah, apakah saya bisa lulus dari kelas Engineering ini atau tidak.

Lalu di minggu ini, saya telah selesai baca buku The City and Its Uncertain Walls Karya Haruki Murakami. Buku ini langsung masuk ke dalam top 5 buku terbaik dari Murakami versi saya. Saat ini saya sedang membaca buku After the Quake, juga dari Haruki Murakami. Buku yang termasuk tipis, namun sampai hari ini saya masih belum dapat menyelesaikannya.

Sekian Weeknotes di minggu ke-31, tahun 2026.

Sampai jumpa di Weeknotes selanjutnya.

Music of the Day: 30 July 2026

2 minutes read

Music of the day (30 July 2026):

I Still Love H.E.R., by TERIYAKI BOYZ (feat. Kanye West)

Commentary:

Music of the Day adalah satu rubrik dalam blog saya, di mana saya, sebagai penulis, memilih satu lagu dan menuliskan beberapa alasan mengapa saya memilih lagu tersebut. Mungkin saya tak akan setiap hari menulis Music of the Day, karena ada beberapa rubrik yang sedang saya rencanakan dan akan saya post ke depannya.

Pada hari ini, saya memilih lagu I Still Love H.E.R., oleh TERIYAKI BOYZ (featuring Kanye West).

Lagu ini rilis pertama kali pada tahun 2007 sebagai single, lalu dua tahun kemudian, di tahun 2009 lagu ini masuk pada album mereka yang berjudul Serious Japanese. Pada lagu ini, TERIYAKI BOYZ berkolaborasi bersama Kanye West, rapper asal Amerika Serikat, yang pada saat itu sangat terkenal (saya suka beberapa lagu-lagunya pada masa tersebut).

Kenapa saya pilih lagu ini? Pertama, pada tahun tersebut, siapa yang tak kenal dengan lagu hits mereka, Tokyo Drift? Lagu tersebut diputar di mana-mana, entah di angkot, konter hape, hingga warnet. Di tahun tersebut juga film The Fast and the Furious: Tokyo Drift sering diputar di stasiun TV lokal. Kedua, ini adalah lagu favorit nomor dua saya dari TERIYAKI BOYZ (setelah Tokyo Drift, tentunya). Lagu ini diperkenalkan oleh pacar saya saat itu (sebut saja "A"), dan ia bahkan meminjamkan album Serious Japanese-nya. Ingin, dong, saya mendengarkan lagu atau album favorit pacar? Jadilah saya putar lagu-lagu dalam album tersebut berulang-ulang. Setelah mengembalikan album tersebut, ia menanyakan "apa lagu favorit saya dalam album tersebut?", dan saya menjawab lagu ini. Ia pun kemudian tersenyum senang.

Sekian Music of the Day pada hari ini. Nantikan edisi berikutnya juga, ya!

Mengirim Kartu Pos Kembali

2 minutes read

Sekitar dua tahun yang lalu, saya memutuskan untuk berhenti sejenak kirim kartu pos. Ada beberapa alasan: karena saya sering ke daerah terpencil pada saat itu, tarif kirim kartu pos antarkota dan antarnegara yang makin mahal, serta pengalaman buruk dengan seorang petugas kantor pos dekat rumah (walaupun saya sebetulnya bisa ke kantor pos lain).

Namun, beberapa waktu yang lalu, saya kembali lagi dengan kegiatan kirim-mengirim kartu pos ini. Alasannya sederhana: karena waktu luang sangat banyak (hanya bepergian sesekali saja, itupun hanya beberapa hari), dan tak tahu harus melakukan apa semenjak Bapak wafat (kesepian sangat di rumah bersama Ibu). Namun, berbeda dengan sebelumnya dimana saya biasanya kirim kartu pos dalam jumlah banyak dalam sekali kirim, kali ini saya menargetkan hanya kirim paling maksimal dua kartu pos setiap minggunya. Tak lebih.

Dan tiga minggu yang lalu, saya pun mengaktifkan kembali akun Postcrossing saya dan tarik satu demi satu alamat, setiap minggunya.

Saat saya kembali datang ke kantor pos dekat rumah saya, suasananya jauh lebih sepi dibandingkan dua tahun yang lalu. Kantor pos dekat rumah saya memang terbilang kecil, namun saya tak menyangka petugasnya hanya ada dua orang sekarang. Dan petugas yang pernah marah-marah kepada saya sudah tak ada lagi, mungkin sudah pensiun.

Selain mengirim kartu pos pakai bantuan Postcrossing, saya juga mengirim satu kartu pos pada seorang teman, memberi kabar bahwa saya aktif lagi mengirim kartu pos (walau tak seintens dulu).

Saat ini, saya sudah kehabisan kartu pos serta perangko (karena pada awalnya stok saya memang sedikit). Mungkin saya bakal cari di gudang rumah, karena saya teringat pernah menaruh kartu pos di sana.

Mungkin yang sedang membaca tulisan ini ingin kartu pos (dari saya)? Kabari saja lewat email atau akun fedi saya yang tertera di sini, dan saya akan mengirimkan kartu pos untuk kalian (saya akan memilih kartu pos terbaik yang bisa saya dapat).

Gempa Kumamoto

3 minutes read

Gempa dengan M7.1 mengguncang Kumamoto

Image description

Gempa dengan M7.1, dengan episentrum di Prefektur Kumamoto, Jepang.

Sekitar pukul 16:27 (UTC+9), tanggal 28 Juli 2026 (hari ini), terjadi gempa di daerah Kumamoto, region Kyushu, Jepang. Gempa dengan magnitudo 7.1, dengan intensitas skala 7, skala tertinggi. Terakhir kali terjadi gempa dengan skala yang sama (skala 7), adalah pada tahun 2024, di Noto Peninsula. Sampai saat saya menulis ini, telah terjadi beberapa aftershock (gempa susulan) dengan skala hingga 5-.

JMA: Be prepared for possible powerful quakes over the next two to three days

The JMA held a news conference at 5:30 p.m.

An official said: "As the place where the latest earthquake occurred is shallow, this shows that many earthquakes have occurred. Please pay full attention to possible future earthquakes and rain, and stay away from dangerous places. Also, for the next week or so, especially during the next two to three days, we would like people to watch out for potential earthquakes with a maximum seismic intensity of 7."

Menurut Japan Meteorological Agency, warga diharap selalu waspada akan aftershock (gempa susulan) dengan skala tinggi yang mungkin akan terjadi pada 2-3 hari yang akan datang.

Kumamoto's Uki City says it has received many calls

The headquarters of the fire department responsible for the area including Uki City in Kumamoto Prefecture said it received many calls after the powerful tremor, and it was checking the situation.

Kumamoto prefectural police were also collecting information about damage.

Pusat pemadam kebakaran di daerah Uki, prefektur Kumamoto, menerima banyak panggilan telepon setelah terjadinya gempa, dan saat ini sedang mengecek situasi.

Kepolisian Prefektur Kumamoto pun saat ini mengumpulkan informasi mengenai dampak gempa.

Kyushu Electric Power says it has not yet found any abnormalities at either the Genkai Nuclear Power Station in Saga Prefecture or the Sendai Nuclear Power Station in Kagoshima Prefecture.

It also says radiation levels around the stations have not changed.

Kyushu Railway Company says services have been suspended on all of its trains, including the Kyushu Shinkansen, due to the quake.

Situasi reaktor nuklir Genkai di prefektur Saga serta Sendai di prefektur Kagoshima saat ini dalam keadaan normal, dan tak ada perubahan pada level radiasi.

Untuk transportasi (dalam hal ini kereta), Kyushu Railway Company saat ini menghentikan seluruh layanan, termasuk Kyushu Shinkansen.

Referensi

20 Hal yang Membuat Saya Senang

6 minutes read

Berikut merupakan 20 hal yang membuat saya senang (setelah saya pikir-pikir):

  • Dapat makan makanan yang disuka

Entah itu kebab, nasi goreng, sushi, ramen, atau curry, makan makanan yang disuka dapat menenangkan saya.

  • Stabil secara finansial

Walau saya masih memperjuangkan hal yang satu ini, namun punya tabungan yang cukup untuk bertahan hidup (serta dapat membeli barang kapanpun dibutuhkan), serta tak punya hutang pada siapapun, membuat hati tenang.

  • Baca novel

Tinggalkan smartphone, dan bacalah novel. Buat saya, baca novel jauh lebih menarik daripada doomscrolling sosial media, karena interaksi antar tokoh di novel banyak yang menarik perhatian, bahkan dapat membuat saya merenung dan mengubah hidup saya sebaagai pembaca.

  • Keluarga

Keluarga adalah tempat saya kembali setelah lelah beraktivitas, serta selalu menemani dan support saya di kala senang dan susah.

  • Rumah

Rumah bukan hanya sekedar tembok, atap, dengan furnitur-furniturnya. Rumah adalah tempat untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, dan juga tempat di mana saya bisa menjadi diri saya sendiri sepenuhnya.

  • Khusyuk dalam beribadah

Bisa khusyuk dalam beribadah, dengan mengesampingkan (atau tanpa memikirkan) hal-hal duniawi dan hanya mengingat Tuhan adalah sebuah kenikmatan.

  • Mendengarkan lagu

Dapat mendengarkan lagu atau album yang disuka, sesuai dengan suasana hati, sangatlah menyenangkan.

  • Tidur tanpa set alarm

Adalah sebuah kenikmatan tersendiri bisa tidur tanpa mengatur alarm, jadi bisa tidur selama apa pun yang diinginkan dan bangun kalau memang tubuh betul-betul sudah merasa segar.

  • Mandi dengan air hangat

Setelah melakukan banyak aktivitas, dengan mandi air hangat rasa lelah tubuh jadi berkurang dan tidur jadi lebih enak.

  • Menghabiskan waktu sendirian

Saya adalah orang yang suka dengan kesendirian, entah itu nonton ke bioskop sendiri, atau makan di restoran sendirian. Saya malah tak nyaman kalau harus pergi berkelompok.

  • Suara rintik hujan

Konteksnya di sini adalah saat saya berada di rumah, hujan yang tidak begitu deras (jadi tak perlu khawatir banjir), tanpa suara petir yang menggelegar. Mendengarkan suara hujan, apalagi ditambah dengan membaca novel sambil minum kopi hangat sangatlah nikmat.

  • Bersepeda

Sedari kecil saya senang bersepeda. Mengayuh pedal dengan kekuatan kaki sendiri, serta menikmati pemandangan sekitar sudah membuat saya senang (walau saya hanya pergi ke minimarket).

  • Menginap di resort dengan pantai yang cantik

Walaupun saya baru beberapa kali ke resort dengan pemandangan pantainya yang cantik, namun menikmati semua itu saya sangat senang sekali, bahkan saat saya kembali ke rumah sekalipun.

  • Menyeduh (dan minum) kopi

Tools saya buat kopi di rumah simpel saja: perangkat coffee drip beserta filternya (yang saya beli di Daiso), serta kopi yang saya beli di supermarket. Lalu, kopi saya minum sebelum mengawali hari. Enaknya.

  • Kamar yang bersih

Siapa yang tak senang dengan kamar yang bersih? Barang-barang tersusun rapih, debu-debu yang menempel dibersihkan, serta kabel-kabel tak lagi terlihat acak-acakan.

  • Bepergian, sendirian

Berhubungan juga dengan poin ke-10, di poin ini bepergian yang saya maksud adalah melakukan perjalanan jauh, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri. Saya tak suka bepergian dalam grup. Bepergian sendiri jauh lebih asik buat saya, karena tak ada yang perlu mengatur-atur saya ke mana saya harus pergi.

  • Punya teman yang dapat menerima saya

Untungnya, saya punya beberapa teman yang dapat menerima saya sepenuhnya, walau saya sudah melakukan banyak hal yang menurut saya tak baik pada mereka. Dan sebagai rasa terima kasih, saya pun sebisa mungkin juga support mereka dan menerima mereka, baik itu di kala senang maupun susah.

  • Bermain gim

Entah itu main gim di laptop, maupun di NDS, bisa main gim tanpa berpikir kalau apa yang saya lakukan hanyalah buang-buang waktu adalah sebuah kenikmantan.

  • Mendengarkan radio

Hal yang membuat saya senang saat dengar radio adalah menemukan lagu terbaru dan saya langsung suka, terlebih lagi saat penyiar memberitahukan lagu yang baru saja ia putar, jadi saya bisa cari lagu tersebut (dan bahkan membelinya).

  • Berolahraga

Berolahraga di sini adalah berolahraga dengan intensitas ringan, paling tidak 15-30 menit. Awalnya memang terasa berat, tetapi sejak membuahkan hasil, seperti jarang merasa lelah saat melakukan kegiatan harian, olahraga jadi terasa menyenangkan. Saat ini, saya melakukan olahraga ringan selama lima hari seminggu, dan dua hari sisanya saya pakai untuk beristirahat.

Sekian, dan sampai jumpa di tulisan berikutnya.