Hiki's Lifelog
· 2 minutes read

Weeknotes: 31-2026

Di minggu ini, salah seorang dari keluarga besar (om saya) menghembuskan nafas terakhirnya. Ia wafat dengan raut tenang, didampingi oleh keluarga.

Saat mendengar kabar ini, saya dan Ibu langsung menangis, karena om adalah orang yang baik sekali. Tak hanya itu, mendengar kabar ini juga, mengingatkan saya pada Bapak yang wafat pada Mei lalu. Rasanya, tahun ini banyak kabar duka datang dari keluarga besar, mulai dari nenek di rumah sebelah (yang juga keluarga besar saya) yang wafat pada bulan April lalu, lalu Bapak sebulan kemudian, kemudian salah satu kakak dari keluarga besar juga wafat pada dua minggu yang lalu, serta om saya.

Lalu, seminggu belakangan ini kehidupan saya hanya berkutat dengan belajar untuk UTS pada kelas Engineering dan mencoba memperbaiki jam tidur.

Di minggu ini, jam tidur saya masih berantakan. Ada kalanya saya bisa tidur sebelum pukul 22 malam, dan ada kalanya saya baru tertidur pada pukul 2 pagi. Mengenai UTS, dari skala kesulitan 1 sampai 10 (1 untuk sangat susah dan 10 untuk sangat gampang), mungkin ada pada nilai 4. Soal pilihan ganda saya banyak melakukan kesalahan, dan soal esai hanya jawab sekenanya (mungkin bisa dibilang, apa yang terlintas di kepala, itulah yang saya tulis). Intinya UTS kali ini rasanya payah. Entahlah, apakah saya bisa lulus dari kelas Engineering ini atau tidak.

Lalu di minggu ini, saya telah selesai baca buku The City and Its Uncertain Walls Karya Haruki Murakami. Buku ini langsung masuk ke dalam top 5 buku terbaik dari Murakami versi saya. Saat ini saya sedang membaca buku After the Quake, juga dari Haruki Murakami. Buku yang termasuk tipis, namun sampai hari ini saya masih belum dapat menyelesaikannya.

Sekian Weeknotes di minggu ke-31, tahun 2026.

Sampai jumpa di Weeknotes selanjutnya.